Monday, November 7, 2016

Di Bawah Langit yang Sama - Helga Rif

Di Bawah Langit yang Sama - Helga Rif 

Di Bawah Langit yang Sama by @helgarif ..

Review novelnya untuk kesekian kalinya. Kak Helgaaa...
Ciri-ciri Kak Helga di setiap novelnya terlihat sekalihh. Mulai dari setting Bali, tentang model, olahraga menembak, EO, sampai cara penulisannya pun begitu. Apa lagi, ya? Ahh... ya. Ada tokoh yang mirip penggambarannya, di novel "Melepaskanmu" sama "Kepingan Cinta Lalu" kalau nggak salah. Cowoknya sama gitu... sipit-sipit. Hehee... Aku waktu bacanya sempat bingung. Apa orangnya sama?
Dan sejauh mata menjadi seorang pengamat, cerita novel ini mengembalikan ingatanku pada cerita "Menemukanmu" yang berlatarkan Bali. Namun, pada novel ini sangat kental adat istiadat Bali-nya.
Cerita cinta antara Indira dan Max, membuatku tersenyum di akhir cerita. Manis. Usaha mereka menyatukan cintanya terbilang rumit karena perbedaan keyakinan (yahh... kalau jodoh tuh nggak ke mana ya. Apapun bisa terjadi... )
Aku nggak akan mengusik bagaimana cinta mereka bisa menyatu. Yang aku suka itu adalah kalimat yang diucapkan Max di hadapan orangtua Indira, mm... pengennya sih ada yang bilang itu buat aku. Hehee...

"... Saya tidak pernah melihat latar belakang siapa Indira sebenarnya, atau dari mana dia berasal. Saya mencintai Indira dengan sepenuh hati dan seutuhnya menerima dia tanpa pamrih apapun. Bagi saya, bisa hidup selamanya bersanding dengan Indira adalah satu-satunya hal yang saya inginkan di dunia ini melebihi semuanya." (p. 250)

Saturday, October 22, 2016

First Love - Helga Rif

First Love - Helga Rif

Just finished First Love by Helga Rif! 😍

Review kali ini masih tentang novelnya Kak Helga. Dan masih tentang Cinta. Namun, kali ini tentang cinta pertama. Siapa sih yang nggak punya cinta pertama? Dan akan berakhir seperti apa? Hanya Tuhan yang tahu.
Ahh... jangan ditanya first love-ku siapa. Aku sudah lelah dengan yang ada 😂😂 *menunggu keajaiban* (ay, cukup!) 😝
Masih sama dengan novel Kak Helga yang lainnya (Melepaskanmu & Keping Cinta Lalu, yang nggak lepas tentang move on 😂), novel ini berakhir dengan happy ending. Yeayy... 😍
Setelah mengalami perpisahan yang terbilang cukup lama & mengalami move on berkali-kali, akhirnya Alvira & Guntur bertemu kembali. Nggak segampang itu menyatukan kembali perasaan mereka, hadirnya pihak ketiga itu sangatlah mengerikan.. 😂 Tapi, akhirnya mereka bersatu kembali. Yeayy... 😍
Mm... First Love sekilas kayak Menemukanmu ya,menurutku, lho! Tapi... bedanya ini berakhir pernikahan, sedangkan Menemukanmu itu berakhir dengan pernikahan yang tinggal hanya angan.. 😭 *kembalikan Yudha kepada Karina, pleaseee...*
Tentang adanya first love? Ya... menurutku, kita jangan hanya memasrahkan diri terhadap takdir. Ya, takdir itu memang ada, tapi kita harus tetap berusaha untuk mendapatkan yang kita mau. Hasil akhirnya gimana, kita harus jalani. Mm... ini (bisa) di luar konteks novel ya.. 😘

Next, baca Di Bawah Langit Yang Sama.. ✨

Saturday, October 15, 2016

Metafora Padma - Bernard Batubara

Metafora Padma - Bernard Batubara

with Benzbara
 
Jujur, pertama kali aku melihat cover Metafora Padma itu aku langsung mengira-ngira apa isinya; cerpenkah, novel romance seperti yang sudah", mm... tentang "Lotus"-nya mungkin?
Tapi, mengingat cerpen dengan judul yang sama beberapa waktu silam (ceritanya udah lama banget waktu lihat di koran), membuatku membayangkan kalau ini bukanlah sebuah novel romance seperti biasanya, melainkan kumpulan cerita" pendek karyanya.

Di dalam acara ini, Kak Bara menceritakan sedikit tentang masa kecilnya, yang boleh kukatakan cukup menarik. (Ahh, jangan ditanya masa kecilku seperti apa. Satu kata yang bisa kugambarkan tentangnya; gelap). Dia juga menceritakan tentang pengalamannya selama menulis, bagaimana caranya untuk mengembalikan mood/menemukan ide yang hilang. Mm... kira" itu juga yang kualami selama menulis. Nah, makanya, aku cuma manggut" aja pas dia cerita. Hihii... pengalaman kita nggak jauh beda, Kak! 😂

Mm... sayangnya, waktu sesi tanya-jawab aku tak ditunjuk. Mungkin karena acungan tanganku kurang tinggi, ya? 😔
Baiklah. Kulontarkan pertanyaanku di sini aja, ya! Pertanyaannya simpel kok! 😚
"Lebih nyaman mana, sewaktu nulis cerpen atau nulis novel?"

Ok, Kak Bara. Thanks buat obrolan singkatnya waktu itu. Hehee...

Sukses terus, ya! And see u next time! 😄

Sunday, September 25, 2016

Kepingan Cinta Lalu - Helga Rif

Kepingan Cinta Lalu - Helga Rif

Cerita cinta antara Satira dan Arga. Mm... waktu baca ini, aku udah jatuh hati ke Arga. "Oke, jadi harus sama Arga nih! Masa' udah sama-sama mengorbankan hati masing-masing, tapi nggak jadi sih. Nggak seru!" Itu yang aku pikirkan selama membaca. Geregetan, sumpah! 😂
Pas di tengah-tengah membaca, aku mulai, bosan karena bacaan tak kunjung usai 😂😂 Dan, ya, aku iseng membuka halaman terakhir. Yang terbaca pertama kali adl nama Ardian. "Yahh... kenapa jadinya sama Ardian sih?" gerutuku. Baiklah, lanjut baca. Pasti ada alasannya.
"Nah, ketemu Arga lagi nih! Ayo, dong jadinya sama dia aja..." kataku ketika part Satira dan Arga bertemu tujuh tahun kemudian.
Aku mulai ngebut bacanya, makin penasaran! 😂
"Yahh... Arga-nya udah nikah." Sedih... kasian Satira. Dia tuh udah nunggu tujuh tahun dan memendam perasaan itu susah banget." (Oke, Aya curhat 😝😂) Tapi kan, kalo mau, bisa aja... (Ay, udah, Ay! 😪)
Ya, so far, aku menikmati akhir cerita ini karena berakhir dengan manis. Dan pelajaran yang kuambil dari cerita ini adalah cinta itu bukan hanya rasa suka, tapi cinta itu harus memberikan kenyamanan.
"Cinta tak akan menyakitkan. Namun, cinta memang bagai 2 sisi yang berbeda."
Kepingan Cinta Lalu by Helga Rif

Thursday, September 22, 2016


Fool For Love - Eloisa James

"Oh, Simon. Aku berdansa! "
"... Kau mendengarkan perkataan orang yang mengatakan bahwa kau tidak akan menikah dan tidak akan pernah bisa berdansa."
"Aku menikah..."
"Denganku," potong Darby. "Kau menikah denganku. Kau milikku, Henrietta, dan aku milikmu."

Ini salah satu novel yang kusuka. Novel ini yang dipinjamkan sahabatku dua tahun yang lalu. Sekarang aku tahu kenapa dia menyuruhku membaca ini. Ini sama seperti yang kurasakan, tentang ketakutan akan diriku di masa depan; keinginan seorang wanita tentang pernikahan. Buku ini menceritakan tentang seorang gadis desa yang cacat, lalu bertemu yang seorang lelaki keturunan bangsawan yang melihat kecacatan itu sebagai sesuatu yang tak perlu dipermasalahkan.
Akankah ada seseorang yang seperti itu untukku? Hmm...

Tuesday, September 20, 2016

More Than This - Fataya Azzahra

More Than This - Fataya Azzahra

Luna melucuti bingkisan kotak biru dongker itu. Ia terkejut karena mendapati banyak Bintang di dalamnya. Bintang warna-warni yang terbuat dari origami.

"Makasih untuk waktumu...
Yang membuat aku tak menghitung batasannya...
Mungkin 1000 bintang kecil ini belum cukup untuk membalasmu.
Maaf."

Luna membaca tulisan tangan Brian yang rapi untuk ukuran lelaki pada secarik kertas merah muda. Lalu, tatapannya jatuh pada tulisan buku berwarna biru bercampur hitam garis-garis. Ia mengikuti alur jemarinya pada degradasi tulisan yang menonjol pada sampul buku cerita dengan judul "Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh".

More Than This (page 87) by Fataya Azzahra

Monday, September 12, 2016

I Love You - Alvi Syahrin

I Love You - Alvi Syahrin
I Love You; I Just Can't Tell You by @alvisyhrn

[Daisy]
"... Harusnya aku sadar kalau aku cacat, dan aku nggak berhak untuk merasakan apa itu cinta. Bahkan, cinta pertama. Mungkin, dan mudah-mudahan, aku bakal terbiasa dengan rasa sakit dan rasa takut ini."
- Fix, bagian ini aku nangis. Entah kenapa. Mungkin, terbawa suasana..

[Alan]
Aku suka Alan yg nggak memandang cewek dari fisik dan masa lalunya..
Itu, menurutku, manis banget! ♥

[Violetta]
Mm... No comment tentang dia. Banyak cerita di belakangnya yang ternyata ... ("oh, gitu!" itu kalimat yang keluar dari mulutku)

[Ibuk]
"Nak, akan ada waktu yang tepat untuk cinta sejati. Semua ada waktunya, Sayang."

Di sini, aku belajar banyak tentang Cinta Sejati.